Showing posts with label Safety. Show all posts
Showing posts with label Safety. Show all posts

Friday, June 24, 2016

KELAS BAHAYA K3L



1.      Bahaya Kelas A
Suatu kondisi atau praktek yang dapat mengakibatkan cacat permanen, kematian atau hilangnya anggota tubuh, kerugian yang sangat besar terhadap struktur, peralatan dan/ atau gangguan proses kerja yang sangat berarti (Lengkapi dalam 24 Jam) (Class A Hazard – Acondition or pratice likely to cause permanent harm to people, property processes, environment, equipment etc. Complete within 24 hours)

2.      Bahaya Kelas B
suatu kondisi atau praktek yang dapat mengakibatkan sakit atau cedera serius dan dapat mengakibatkan cacat tetap atau kerusakkan property/ gangguan proses kerja yang sangat mengganggu ( Lengkapi dalam 1 minggu) (Class B hazard – A Condition or partice likely to cause serious but temporary harm to people property, processes equipment, environment, etc. Complete within 1 week)

3.      Bahaya Kelas C
Suatu kondisi atau praktek yang dapat mengakibatkan cedera atau sakit ringan yang tidak mengakibatkan cacat, atau kerusakan properti atau gangguan proses kerja yang tidak mengganggu ( Lengkapi dalam 2 minggu) (Class C hazard – A condition or practice likely or cause minor harm to people, property, processes, equipment, environment, etc. Complete within 2 weeks.)

1.      Bahaya Kelas A
Suatu kondisi atau praktek yang dapat mengakibatkan cacat permanen, kematian atau hilangnya anggota tubuh, kerugian yang sangat besar terhadap struktur, peralatan dan/ atau gangguan proses kerja yang sangat berarti (Lengkapi dalam 24 Jam) (Class A Hazard – Acondition or pratice likely to cause permanent harm to people, property processes, environment, equipment etc. Complete within 24 hours)

2.      Bahaya Kelas B
suatu kondisi atau praktek yang dapat mengakibatkan sakit atau cedera serius dan dapat mengakibatkan cacat tetap atau kerusakkan property/ gangguan proses kerja yang sangat mengganggu ( Lengkapi dalam 1 minggu) (Class B hazard – A Condition or partice likely to cause serious but temporary harm to people property, processes equipment, environment, etc. Complete within 1 week)

3.      Bahaya Kelas C
Suatu kondisi atau praktek yang dapat mengakibatkan cedera atau sakit ringan yang tidak mengakibatkan cacat, atau kerusakan properti atau gangguan proses kerja yang tidak mengganggu ( Lengkapi dalam 2 minggu) (Class C hazard – A condition or practice likely or cause minor harm to people, property, processes, equipment, environment, etc. Complete within 2 weeks.)
K3
Read more

Sunday, May 15, 2016

Dia Bukan Superman

Dia Bukan Superman
Keselamatan Kerja

Sepertinya perusahaan ini menganggap para pekerjanya seperti superman.
Itulah kenyataan yang terjadi di sebuah perusahaan konstruksi atap di California, Amerika Serikat.  Entah karena menganggap para pekerjanya memiliki kekuatan bisa terbang seperti superman, atau entah alasan apapun, perusahaan tersebut membiarkan para pekerjanya bekerja di ketinggian 5-6 meter untuk mengerjakan pekerjaan pemasangan atap tanpa dilengkapi Alat Pelindng Diri (APD) seperti Full Body Harness dan Safety Lines.
Beberapa kecelakan terjadi pada para pekerja yang sering bekerja di ketinggian itu. 11 Mei 2006, seorang pekerja tewas ketika sedang bekerja pada ketinggian 6,4 meter  tanpa APD.  4 bulan kemudian pada tanggal  21 Septmber 2006,  seorang pekerja terjatuh hingga mengalami trauma pada kepalanya, ketika sedang bekerja pada ketinggian 5,7 meter , lagi lagi tanpa APD.

Pemlik dan manager perusahaan konstruksi atap tersebut harus menanggung akibat melanggar undang undang California yang mengharuskan memakai APD dan sarana pengaman saat bekerja di ketinggian 5-6 meter. Sang pemilik didenda sebesar 248.000 US Dolar. Yang paling menggenaskan, keduanya harus meringkuk dibalik jeruji besi.
Para rekan kerja kita yang bekerja di ketinggian bukan Superman yang bisa terbang dari ketinggian. 

Segera ingatkan mereka untuk bekerja di ketinggian dengan aman dengan mengikuti beberap tips berikut ini:

•             Gunakan Full Body Harness & Safety Line
•             Dapatkan surat izin kerja sebelum mulai bekerja
•             Pasang Jaring Pengaman dibawah lokasi pekerjaan
•             Pastikan Keamanan Lantai kerja
•             Gunakan penerangan yang cukup

Semoga kita dan seluruh rekan kerja kita selalau berperilaku aman dan selamat dalam bekerja.
 
Salam Safety
Sumber: www.lorco.co.id
Read more

Kencangkan Sabuk Pengaman Anda

Kencangkan Sabuk Pengaman Anda
Keselamatan Kerja


Rekan atau kerluarga Anda harus segera diingatkan untuk kencangkan sabuk pengaman mereka.
Kecelakaan kendaraan bermotor terutama mobil merupakan kecelakaan yang paling sering terjadi dan mengakibatkan banyak korban tewas.  Hal ini di tambah dengan kurangnya perhatian para pengguna kendaraan dalam menggunakan sabuk pengaman.
Padahal menurut penelitian NHTSA, 1996 Pengemudi  dan penumpang yang duduk di kursi depan mempunyai resiko tewas 55 % lebih tinggi bila tidak menggunakan seat belt.
Mengapa seatbelt sangat dianjurkan? Coba bayangkan. Pada saat mobil menabrak sesuatu, kecepatannya langsung anjlok hingga nol, sementara penumpangnya tetap bergerak dengan kecepatan sesaat sebelum tabrakan.  Penumpang tanpa seatbelt akan meluncur keras menumbuk apa saja di depannya, mulai dari dashboard, kemudi, kaca depan, kursi depan, bahkan bisa terlempar keluar. Sedangkan penumpang dengan seatbelt tetap tertahan di kursinya, karena energi kinetik tubuh diredam seatbelt.

Berikut ini adalah tips ringan untuk rekan atau keluarga berkenaan dengan Pemakaian Sabuk Pengaman.
  • Pastikan seat belt masih berfungsi dengan baik
  • Pasang seat belt dengan tepat.
  • Penumpang di kursi belakang juga dianjurkan untuk memakai seat belt untuk keselamatan.
  • Pastikan kursi seat belt berfungsi dengan baikdan sesuai dengan tubuh penguna.
  • Anak-anak dan balita pun wajib menggunakan seat belt. Seat belt yang baik di gunakan anak-anak memiliki tambahan kursi yang di taruh di atas kursi penumpang dewasa. Kursi tambahan tersebut di ikatkan pada kursi penumpang dewasa.
  • Bayi harus menggunakan seat belt yang sesuai.  Untuk bayi dibawah 10 kg, gunakan kursi dengan posisi bayi menghadap ke belakang (rear facing infant seat). Untuk bayi diatas 10 kg, dapat menggunakan kursi yang menghadap ke depan. Semuanya harus dipasang di kursi belakang.
  • Pastikan kursi sudah terpasang dengan benar ke sandaran kursi belakang (pastikan pula anda sudah membaca buku manual dari perusahan pembuatnya). Untuk memastikan cobalah dengan mengguncangkan ke kiri atau ke kanan. Dan pastikan pula bayi sudah benar-benar "terikat" pada kursi.
  • Penggunaan sabuk pengaman pada wanita hamil agak berbeda dengan sabuk pengaman yang digunakan oleh orang dewasa. Hal ini disebabkan karena seat belt di desain bukan hanya untuk melindungi sang ibu tetapi juga melindungi sang bayi. Pastikan sabuk pas ketika di gunakan dan sabuk tidak berada di atas perut ( kandungan ) sehingga ketika terjadi benturan sabuk tidak menekan perut.

Ayo Kencangkan Sabuk Pengaman Anda !

Salam Safety

Referensi: www.lorco.co.id

Read more

Tuesday, May 10, 2016

8 Kesalahan Yang Sering Terjadi Dalam Tindakan P3K

Apa saja 8 kesalahan yang sering terjadi dalam tindakan P3K ?

8 Kesalahan Yang Sering Terjadi Dalam Tindakan P3K
Keselamatan Kerja

Dalam sebuah literaturnya, Palang Merah Amerika, mengutip pernyataan Christopher P. Holstege, M.D., seorang assistant professor of emergency medicine di University of Virginia Health Sciences Center dan  Direktur Blue Ridge Poison Center di Charlottesville, Virginia, Amerika Serikat, yang menyakatakan bahwa ada 8 kesalahan yang sering terjadi dalam tindakan P3K, yaitu:

1. Menoreh bekas luka gigitan hewan berbisa.
Padahal menoreh luka bisa memutuskan tendon, urat syaraf dan meningkatkan resiko terkena infeksi. Sebaiknya cukup buat ikatan pada luka dengan disertai bidai atau ranting lalu segera bawa ke rumah sakit.

2. Mengoles mentega pada luka bakar. Padahal tindakan tersebut dapat menyulitkan tindakan lebih lanjut oleh dokter dan menngkatkan resiko terkena infeksi pada luka bakar.
Cukup dinginkan luka dengan air dingin, jaga kebersihan luka, dan menutupnya dengan kain bersih. Jangan memecahkan atau mengorek bagian luka yang melepuh. Luka bakar dengan kondisi melepuh yang parah harus segera dibawa ke rumah sakit.

3. Menghentikan pendarahan dengan membuat ikatan yang bisa dikencangkan dan dilonggarkan (torniquet) diatas luka yang mengalami pendarahan.
Padahal tindakan tersebut bisa menyebabkan rusaknya jaringan di daerah luka dan sekitar luka. Tindakan yang benar untuk mengentikan pendarahan adalah menutup luka langsung dengan kain kasa atau kain yang bersih kemudian dibalut dengan rapi dan cukup kencang. Bawa segera ke rumah sakit apabila pendarahan tidak berhenti, luka tetap menganga, terinfeksi atau luka disebabkan oleh gigitan hewan berbisa.

4. Memberikan terapi panas pada kondisi keseleo, otot tegang, atau patah tulang.
Padahal tindakan tersebut berpotensi menyebabkan kondisi bengkak bahkan membuat proses penyembuhan menjadi makin lama. Tindakan yang benar adalah dengan meletakan es pada bagian tubuh yang keseleo, otot tegang, atau patah tulang selama 10 menit dan biarkan tanpa es selama 10 menit dan seterusnya setiap 10 menit. Lakukan hal tersebut selama 1-2 hari.

5. Memindahak korban tabrakan dari dalam mobil ke tempat lain.
Padahal tindakan tersebut malah berpotensi menebabka luka lebih arah. Pada kasus kecelakaan sepeda motor, membuka helm korban malah berpotensi menyebabkan lumpuh atau bahan kematian. Apabla kondisi mobil/ motor yang mengalami kecelakaan tersebut tidak terbakar atau kondisi berbahaya lainnya, biarkan korban hingga datangnya tim medis.

6. Mengucek mata ketika ada benda masuk ke mata.
Padaha tindakan tersebut bisa menyebabkan luka pada mata. Tindakan yang benar adalah dengan mencuci mata melalui air yang mengalir.

7. Menggunakan air panas untuk menolong mereka yang sangat kedinginan atau tubuhnya mulai membeku. Bahkan pada kondisi dimana jari jari sudahmulai membeku, terkadang langsung direndam pada air panas.
Padahal tindakan tersebut bisa menyebabkan hal yang membahayakan tubuh. Tidakan yang benar adalah cukup dengan mengunakan air yang cukup hangat atau menggunakan uap yang kering.

8. Mengosok tubuh dengan alkohol untuk mengurangi demam.
Padahal alkohol bisa menyerap kedalam tubuh dan menyebabkan keracunan terutama pada anak anak. Tindakan yang benar adalah gunakan acetaminophen atau ibuprofen atau segera bawa ke dokter atau rumah sakit untuk demam yang sangat tinggi .
Sebagian dari poin poin diatas mugkin tidak biasa dengan apa yang terjadi ditengah masyarakat kita atau bahkan mungkin ada pendapat ahli lainnya yang berbeda. Bagaimana menurut Anda ?. Silahkan berbagi apabila ada dari poin poin pendapat Christopher P. Holstege, M.D. tersebut yang menurut kita masih harus dikoreksi atau diberi catatan.
 
Salam safety
Read more

Pahlawan Juga Perlu Latihan

Niat dan aksi  saja untuk menyelamatkan seseorang tidaklah cukup.

Seorang anak berusia 13 tahun terjatuh ke dalam tanki sedalam 3,9 meter penuh dengan miyak zaitun  yang sudah diolah. Kemudian secara spontan 2 orang dewasa langsung masuk ke dalam tanki tersebut persis seperti cara menolng orang yang hampir tengelam di kolam renang. Tanki penampungan minyak zaitun di daerah Palestina tersebut tergolong pada confined space / ruang terbatas yang ruang gerak dan oksigennya serba terbatas. Karena tidak terlatihnya 2 orang pahlawan yang hendak meyelamatkan anak tersebut, maka ketiganya harus tewas tenggelam di tanki penampungan minyak zaitun itu.

Sebagaimana yang sudah kita ketahui bahwa yang dimaksud dengan area confined space adalah area kerja yang  tertutup berupa ruang terbatas dengan luas yang sempit dan ventilasi udara yang terbatas. Kondisi tersebut memiliki potensi bahaya yang harus dicegah seperti kekurangan oksigen karena minimnya ventilasi udara, dan terkena gas beracun. Contoh dari confined space adalah  vessel, tangki, pipa, mainholes, dan sebagainya.
Dari sekian banyak tips untuk bekerja aman di conined space, berikut ini adalah sebagian hal yang haus dan yang tidak boleh diseputar persoalan bekerja dengan aman di confined space:


HARUS

•             Izin Kerja
•             APD & Perlengkapan keselamatan yang lengkap
•             Rekan pendamping
•             Ventilasi udara
•             Ikuti prosedur aman lainnya dalam bekerja di ruang terbatas


TIDAK BOLEH

•             Sumber Api (Rokok, Korek Api, dsb)
•             Bahan alumunium
•             Bahan kimia berbahaya
•             Tabug gas yang mengandung acetylene
•             Dan hal hal lainnya yang dilarang selama bekerja di ruang terbatas

Semoga tetap selamat  selama kita atau rekan kita bekerja di ruang terbatas.
Salam Safety
Pahlawan Juga Perlu Latihan
Keselamatan Kerja

Sumber: www.lorco.co.id
Read more

7 jurus sakti dan 3 jari yang hilang

7 jurus sakti dan 3 jari yang hilang
Safety

Seorang pekerja tengah memperbaiki jendela di sebuah perusahan yang terletak di Texas Amerika Serikat. Pihak perusahan menyarankan pada pekerja tersebut untuk menggunakan gergaji meja yang biasa digunakan untuk kebutuhan memotong kayu. Satu kesalahan pihak perusahaan adalah tidak memasang pengaman pada bagian atas pisau gergaji meja sersebut sebagaimana yang sudah diwajibkan oleh aturan keselamatan yang ada. Akibatnya saat pekerja tadi menggunakan gergaji meja tersebut, secara tidak sengaja sebuah kesalahan teknis pada mesin terjadi, hingga tangannya terkena pisau gergaji meja yang tidak diberi pengaman tersebut. Padahal sang pekerja sudah terlatih dalam menggunakan alat tersebut.  3 jari sang pekerja luka parah hingga harus diamputasi. Kini sang pekerja tengah merencanakan tuntutan sebesar 1 juta US dollar kepada perusahaan tersbut.

Waspada terhadap potensi bahaya akibat menggunakan alat kerja adalah kewajiban  semua pihak. 

Berkut ini adalah 7 Jurus Sakti agar tetap aman selamat dalam menggunakan alat kerja:
  • Jurus Mata Elang, pastikan dengan teliti apakah alat kerja berfungsi dan dan dinyatakan aman untuk digunakan
  • Jurus  Perisai , gunakan Alat Pelindung Diri yang nyaman dan sesuai ketika mengunaka alat kerja
  • Jurus Jawara, pastikan sudah mahir dan menguasai cara menggunkan alat kerja
  • Jurus Pas, gunakan alat kerja untuk pekerjaan yang sesuai dengan fungsinya
  • Jurus Selamat, pastikan alat kerja yang sedang digunakan diletakan  atau digunakan dengan tidak membahayakan orang lain
  • Jurus Maut, matikan alat kerja yang menggunakan listrik
  • Jurus Pamungkas, matikan alat kerja yang menggunakan listrik dan simpan alat kerja pada tempatnya


Tetap semangat dan selamat dalam setiap aktivitas yang menggunakan alat kerja.
Salam safety
Sumber: www.lorco.co.id
Read more