Showing posts with label Bentuk Laporan. Show all posts
Showing posts with label Bentuk Laporan. Show all posts

Saturday, June 25, 2016

FORMAT LAPORAN EKSPLOITASI PERTAMBANGAN



I. Rencana Kerja dan Biaya Tahunan Eksploitasi
Adalah rincian atau uraian tentang rencana kerja dan biaya perusahaan untuk kegiatan eksploitasi tambang selama 1 (satu) tahun takwin. Laporan tersebut mencakup, antara lain:
a. Sistem dan tata cara penambangan, pengolahan/pemurnian/pencucian
b. Lokasi dan penambang daerah yang akan ditambang
c. Rencana dan target produksi serta pemasaran
d. Jenis dan jumlah peralatan yang akan digunakan
e. Rencana jumlah tenaga kerja (Indonesia dan asing jika diperlukan)
f. Rencana anggaran untuk satu tahun kalender.
g. Rencana kegiatan dan lokasi relamasi/ pengelolaan lingkungan hidup.
h. Rencana kegiatan K-3
i. Rencana kegiatan eksplorasi tambahan
j. Rencana kegiatan dalam rangka konservasi bahan galian
k. Rencana biaya yang akan dikeluarkan

II. Laporan Triwulan
Laporan Triwulan, eksploitasi merupakan realisasi kegiatan eksploitasi selama 3(tiga) bulan dari rencana kerja tahunan eksploitasi. Laporan triwulan ini dilengkapi dengan peta dan kemajuan tambang. Peta pengelolaan lingkungan, peta dan data lain hasil eksplorasi tambahan. Dalam laporan triwulan ini harus jelas tergambar kegiatan perusahaan selama tiga bulan meliputi :
a. Kegiatan teknis antara kegiatan eksplorasi tambahan penambangan, pencucian, pengolahan/pemurnian, pengangkutan, penjualan, pemantauan dan pengelolaa lingkungan, reklamasi, K-3 pertambangan, pelatihan, dilengkapi dengan peta kemajuan tambang, petalokasi kegiatan,  statistik produksi, pemasaran, statistik kecelakaan dan lain-lain.
b. Kegiatan non teknis antara lain ketenagakerjaan, penyelesaian masalah, biaya yang telah dikeluarkan selama tiga bulan dan lain-lain.

III. Laporan Tahunan Eksploitasi
Merupakan laporan tentang realisasi pelaksanaan kegiatan selama satu tahun takwin. Dalam laporan tahunan harus jelas tergambar semua kegiatan perusahaan selama 1 (satu) tahun. Laporan dibuat menggunakan format sebagai berikut :

RINGKASAN

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL

DAFTAR GAMBAR

DAFTAR LAMPIRAN

BAB I : PENDAHULUAN
1. Maksud dan Tujuan
2. Perizinan
3. Kegiatan yang Dilakukan Periode Sebelumnya
4. Garis Besar Kegiatan Tahun ini dan Hasilnya

BAB II : KEGIATAN DAN HASIL EKSPLORASI TAMBAHAN
1. Kegiatan Eksplorasi Tambahan
2. Hasil Eksplorasi
3. Kualitas
4. Cadangan (sisa cadangan dan cadangan baru)

BAB III : PENAMBANGAN
1. Sistem dan Tata Cara Penambangan
2. Lokasi dan Luas Bukaan Daerah yang Ditambang
3. Hasil Penambangan
a. Jumlah, bahan galian dan waste yang tergali
b. Kualitas bahan galian yang ditambang

BAB IV : PENGOLAHAN
1. Sistem dan Tata Cara Pengolahan atau Pencucian
2. Jumlah dan Kadar Umpan Pengolahan
3. Hasil Pengolahan :
a. Jumlah dan kualitas produk utama dan sampingan
b. Jumlah, kadar dan penanganan tailing

BAB V : PENGANGKUTAN DAN PENIMBUNAN
1. Tata Cara/Sistem
2. Jumlah dan Tujuan
3. Lokasi Penimbunan

BAB VI : PENJUALAN
1. Sistem
2. Jenis, Kadar Jumlah, Harga Produk yang Dijual
3. Tujuan/Lokasi
4. Stock Akhir

BAB VII : PEMANTAUAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN
(secara garis besar, detail disampaikan di laporan pelaksanaan RKL/RPL atau UKL/UPL).

BAB VIII: PELAKSANAAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K-3) PERTAMBANGAN
(yang memuat antara lain program K-3, statistik kecelakaan tambang. biaya/ kerugian akibat kecelakaan tambang persediaan dan pemakaian bahan peledak).

BAB IX : PELAKSANAAN KONSERVASI MINERAL
1. Upaya memperjelas dan Menambah Cadangan
2. Upaya meningkatkan Recovery Penambangan, Pengangkutan dan Pengolahan.
3. Upaya Optimalisasi/Peningkatan Nilai Tambah Bahan Galian.
4. Upaya Pemanfaatan Mineral Ikutan
5. Upaya Pemanfaatan dan Pengamanan Bahan Galian Berkadar Marginal
6. Upaya Penanganan Bahan Galian yang Belum Terpasarkan

BAB X : KETENAGAKERJAAN DAN PERALATAN
(antara lain jumlah tenaga kerja, training, peralatan yang dipakai dan lain-lain)

BAB XI : KENDALA
(Teknis dan non teknis)

BAB XII : KESIMPULAN




IV. Laporan Eksploitasi untuk Perpanjangan Eksploitasi
Laporan ini dibuat dalam rangka permohonan perpanjagan KP/tahapan eksploitasi yang berisi seluruh kegiatan yang dilakukan semasa berlakunya KP/tahapan eksploitasi dan rencana kerja pada masa perpanjangan KP/tahapan eksploitasi, yang mencakup antara lain :
1. Pelaksanaan penambangan, pengolahan/ pemurnian/pencucian sampai dengan berakhirnya KP/KK/PKP2B
2. Lokasi dan luas daerah yang telah dieksploitasi.
3. Pelaksanaan reklamasi, pengelolaan dan pemantauan lingkungan serta konservasi bahan galian.
4. Sisa Cadangan bahan galian dan kadarnya
5. Rencana penambangan, pengolahan/pemurnian/ pencucian pada masa perpanjangan KP/KK/ PKP2B.
6. Penggunaan Peralatan dan tenaga kerja
7. Biaya yang telah dikeluarkan sampai dengan berakhirnya KP/KK/PKP2B.
8. Lain-lain apabila ada hal-hal yang perlu dilaporkan (rencana investasi, analisa, kelayakan dan lain-lain)
9. Dilengkapi dengan peta akhir kemajuan tambang, peta geologi dan peta penyebaran sisa cadangan

Laporan ini dibuat menggunakan format seperti
laporan tahunan KP/tahapan eksploitasi dan rencana
kerja eksploitasi.


V. Laporan Akhir Kegiatan Eksploitasi
Laporan ini sebagai pertanggungjawaban perusahaan sebelum sebagian atau seluruh wilayah KP/tahapan eksploitasi dikembalikan kepada Pemerintah (sebelum tambang ditutup).
Laporan dibuat menggunakan format laporan tahunan KP/tahapan eksploitasi, yang isi laporan antara lain mencakup :
1. Pelaksanaan penambangan, pengolahan/ pemurnian/pencucian dan pengangkutan/ penjualan sampai dengan akhir tambang.
2. Inventarisasi dan pengamanan peralatan.
3. Pengamanan daerah bekas tambang dan atau obyek kerja yang berbahaya.
4. Pengamanan sisa cadangan inplace sisa bahan galian berkadar marginal, bahan galian hasil tambang yang tidak terpasarkan dan bahan galian/mineral ikutan.
5. Pengamanan objek kerja yang mempunyai potensi mencemari lingkungan dan penanganannya.
6. Pelaksanaan pengelolaan lingkungan sampai dengan akhir tambang.
7. Pelaksanaan pengelolaan lingkungan pasca tambang
8. Penyelesaian semua kewajiban perusahaan
9. lain-lain

Dilampiri dengan peta akhir kemajuan tambang, peta rona akhir tambang, peta geologi, peta penyebaran sisa cadangan dan semua data hasil eksplorasi tambahan.
Read more

Friday, June 24, 2016

PEDOMAN PENYUSUNAN LAPORAN STUDI KELAYAKAN



A. FORMAT LAPORAN STUDI KELAYAKAN


KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL

DAFTAR GAMBAR

DAFTAR LAMPIRAN

BAB I : PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
2. Maksud dan Tujuan
3. Ruang Lingkup dan Metode Studi
4. Pelaksana Studi
     5. Jadwal Waktu Studi

BAB II: KEADAAN UMUM
1. Lokasi dan Luas Wilayah Kuasa Pertambangan(KP), Kontrak Karya(KK), Perjanjian Karya Pengusahaan Batubara (PKP2B) Eksploitasi yang dimohon.
2. Kesampaian Daerah dan Sarana Perhubungan Setempat
3. Keadaan Lingkungan Daerah,Penduduk, Mata Pencaharian Penduduk, Keadaan Flora, Fauna, Iklim, Sosial Ekonomi dan lain-lain
4. Topografi dan Morfologi

BAB III : GEOLOGI DAN KEADAAN ENDAPAN
1. Geologi
a. Litologi
b. struktur
c. Geoteknik
2. Keadaan Endapan
a. Bentuk dan Penyebaran Endapan
b. Sifat dan Kualitas Endapan
c. Cadangan
1) Cara Perhitungan Cadangan
2) Klasifikasi dan Jumlah Cadangan (insitu, miniable, marketable, dilengkapi dengan perhitungan stripping ratio dan cut off grade)

BAB IV : RENCANA PENAMBANGAN
1. Sistem/Metode dan Tata Cara Penambangan (dilengkapi bagan alir)
2. Tahapan kegiatan Penambangan(termasuk penanganan tanah penutup)
3. Rencana Produksi (kuantitas, kualitas, cut off grade, stripping ratio)
4. Peralatan (jenis, jumlah dan kapasitas)
5. Jadwal Rencana Produksi dan Umur Tambang
6. Rencana Penanganan/Perlakuan Bahan Galian yang Belum Terpasarkan(kualitas rendah, belum ekonomis masa sekarang)
7. Rencana Pemanfaatan Bahan Galian dan Mineral Ikutan
8. Rencana Penanganan/Perlakuan Sisa Cadangan pada Pasca Tambang.

BAB V : RENCANA PENGOLAHAN DAN PEMURNIAN ATAU PENCUCIAN
1. Studi/Percobaan Pengolahan/Pemurnian
2. Tatacara Pengolahan dan Pemurnian
a. Tahapan Pengolahan
b. Bagan Alir
c. Recovery Pengolahan
3. Peralatan Pengolahan (jenis, jumlah dan kapasitas)
4. Hasil Pengolahan dan Rencana Pemanfaatan Mineral Ikutan
5. Jenis, Jumlah, Kualitas Hasil Pengolahan dan Tailing

BAB VI : PENGANGKUTAN DAN PENIMBUNAN
1. Tata Cara
2. Peralatan (jenis, jumlah, kapasitas)

BAB VII    : LINGKUNGAN, KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
1. Lingkungan (mengacu kepadadokumen Amdal atau UKL dan UPL)
a. Dampak kegiatan (tambang, pengolahan dan sarana penunjang).
b. Pengelolaan lingkungan
1) Pengelolaan limbah (tambang, pengolahan dan sarana penunjang).
2) Rencana Reklamasi dan Pemanfaatan Lahan Pasca Tambang.
3) Penanganan Air Asam Tambang (kalau ada).
c. Pemantauan Lingkungan
2. Keselamatan dan Kesehatan Kerja
a. Organisasi
b. Peralatan
c. Langkah-langkah pelaksanaan K-3 Pertambangan
d. Rencana Penggunaan dan Pengamanan Bahan Peledak dan Bahan Berbahaya lainnnya.

BAB VIII : LINGKUNGAN, KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA
1. Bagan Organisasi
2. Jumlah dan kriteria Tenaga Kerja Tetap dan Tidak Tetap dalam
Bentuk Tabel
3. Tingkat Gaji dan Upah
4. Sistem Kerja (kontrak, borongan dan lain-lain).

BAB IX : PEMASARAN
1. Bagan Organisasi
2. ProspekPemasaran
a. Dalam Negeri
b. Luar Negeri

BAB X : INVESTASI DAN ANALISIS KELAYAKAN
1. Investasi
a. Modal Tetap
1) Pengurusan perizinan dan eksplorasi
2) Pembebasan Lahan
3) Konstruksi atau Rekayasa
4) Peralatan (penambangan,pengolahan, pegangkutandan lain-lain).
b. Modal Kerja
c. Sumber Dana
2. Analisis Kelayakan
a. Biaya Produksi (termasuk biaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan K-3)
b. Pendapatan Penjualan
c. Cash Flow (aliran uang tunai)
d. Perhitungan Discounted Cash Flow Rate of Return/ Interal Rate of Return (DCFROR/IRR).
e. Perhitungan Break Even Point (BEP)
f. Waktu Pengembalian Modal
g. Analisa Kepekaan dan Resiko

BAB XI: KESIMPULAN
Memuat secara ringkas hal-hal sebagai berikut :
  • Luas wilayah yang dimohon/ ditingkatkan ke tahap Eksploitasi
  • Cadangan (in situ, miniable, marketabel)
  • Rencana Penambangan (tata cara dan sistem)
  • Rencana Pengolahan dan pemurnian atau pencucian (kalau ada).
  • Rencana Produksi per-tahun dan umur tambang.
  • Rencana pemasaran dan harga jual.
  • Investasi yang diperlukan termasuk modal kerja dan sumber dana.
  • Hasil analisis kelayakan
  • Jumlah tenaga kerja (tetap dan harian atau buruh)
  • Pemantauan dan Pengelolaan Lingkungan
  • Potensi dan rencana perlakuan bahan galian yang belum dapat dipasarkan dan mineral ikutan serta bahan galian lain.


LAMPIRAN
1. Peta situasi wilayah yang akan ditingkatkan ke tahap Eksploitasi dan sekitarnya, skala 1 : 10.000
2. Peta topografi detail daerah tambang dan sekitarnya, skala minimum 1 : 2.000
3. Peta penyebaran cadangan dan kualitas, skala minimum 1 : 2.000
4. Peta situasi tambang (Mining Lay Out) skala 1 : 10.000, yang memuat :
a. Kontur topografi
b. Penyebaran bahan galian
c. Bangunan-bangunan penting
d. Batas wilayah eksploitasi
e. Jalan, Perkampungan,stock pile, lokasi pencucian dan pengolahan.
f. Lokasi timbunan waste, tailing dan bahan galian yang belum dapat dipasarkan.
g. Indeks peta rencana pertambangan
h. Dan sebagainya
5. Peta rencana penambangan dan reklamasi,minimal skala 1 : 2.0000, menggambarkan :
a. Tahapan dan blok-blok yang akan ditambang
b. Tahapan dan blok wilayah yang akan direklamasi per tahun
c. Jalan tambang
d. Lokasi timbunan waste, tailing dan mineral ikutan serta bahan galian yang belum dapat dipasarkan
6. Desain tambang dan pengolahan (dalam bentuk peta, penampang, gambar 3 dimensi, sketsa, bagan alir dan sebagainya.
Read more